Showing posts with label Kepulauan. Show all posts
Showing posts with label Kepulauan. Show all posts

Friday, December 4, 2020

3 Proses Terbentuknya Kepulauan Indonesia

Struktur daerah di planet Bumi terbagi menjadi dua, ialah daratan dan lautan. Hampir 70 persen luasnya ialah lautan dan sisanya yakni daratan yang berbentukbenua dan pulau-pulau. Indonesia ialah daerah yang terdapat di salah satu benua di dunia ini, adalah terletak di benua Asia. Menurut Nur (2010), Kepulauan Indonesia merupakan kepulauan yang istimewa karena kaya akan sumberdaya kebumian dan sering disebut pula dengan “untaian jamrud khatulistiwa”. Secara astronomis Kepulauan Indonesia berada pada suatu daerah dengan posisi garis Lintang Bumi 07˚ LU – 12˚ LS dan posisi garis Bujur Bumi 95˚ BT – 141˚ BT.


Selain itu, Secara geologis Kepulauan Indonesia berada pada jalur penumjaman lempeng bumi, seperti penunjaman Lempeng Samudra Indo-Australia dengan Lempeng Benua Eurasia yang memanjang dari pantai barat Sumatera hingga pantai selatan Jawa terus ke timur sampai Nusa Tenggara. Adanya proses penunjaman ini Kepulauan Indonesia terdapat deretan gunung api terutama dari Sumatera, Jawa hingga Nusa Tenggara. Keterdapatan formasi gunung api tersebut memberikan keuntungan bahwa tanah di sekitarnya akan menjadi subur dan produktif. Namun juga adanya gunung api yang masih aktif tersebut bahaya letusan gunung api juga mesti diwaspadai.


Selain itu ancaman banjir lahar masbodoh terutama pada ekspresi dominan hujan juga dilarang dilupakan. Jalur penunjaman lempeng bumi di daerah Kepulauan Indonesia ialah jalur penyebab gempa tektonik yang mana bersifat regional dan biasanya kerusakan yang ditimbulkan sungguh parah. Jalur gempa tersebut secara geologis berdampingan dengan jalur gempa bumi.


Pembentukan benua yang terjadi di planet Bumi oleh beberapa mahir geologis dibedakan menjadi dua, adalah:



  • Teori Continental Drift (pergerakan kontinen atau benua). Menurut teori continental drift, pada dikala permulaan pembentukan benua, dahulunya enam benua yang ada di bumi menjadi satu benua yang utuh. Kemudian, usang kelamaan benua yang menjadi satu tersebut mengalami pergeseran atau pergerakan akhir deretan atau pembentukan susunan dasar bumi dan mengakibatkan benua tersebut memisahkan diri satu sama lain hingga kini menjadi enam benua yang terpisahkan oleh lautan dan samudera.

  • Teori Plate-Tectonics (lempeng tektonik), pembentukan benua yang ada di bumi disebabkan oleh adanya pergerakan jalur lempengan yang ada di dasar permukaan bumi akibat dari pergerakan aktif sejumlah gunung berapi yang ada di bumi dimana pergerakan aktif gunung berapi ini menjadikan adanya gempa tektonik dengan magnitude yang besar dan dahsyat sehingga membelah beberapa daratan menjadi beberapa benua.


Dalam potensi kali ini, klarifikasi berikut ini mengulas perihal sejarah proses pembentukan kepulauan Indonesia dari sejumlah sudut pandang yang ada, beberapa diantaranya yakni sebagai berikut ini:


1. Proses Geologis


Pembentukan kepulauan Indonesia dapat dijelaskan dari proses geologis yang terjadi pada ketika proses pembentukan alam, yakni proses endogen dan eksogen. Tenaga endogen yakni proses pembentukan alam yang bersumber dari aktifitas dinamik bumi. Aktifitas ini menyebabkan adanya deformasi kerak bumi yang menimbulkan adanya formasi daratan akibat daya yang maha dahsyat sehingga sejumlah pulau di Indonesia terpisah antara satu sama lain. Gerak endogen ini dapat diketahui dari adanya letusan gunung berapi dan gempa bumi.


Kedua aktifitas ini mengakibatkan adanya goncangan dan pensesaran pada permukaan daratan atau pulau yang menyebabkan adanya peristiwa longsor di tempat yang mempunyai tingkat kecuraman yang tinggi dengan keadaan batuan yang tidak terkonsolidasi dengan baik. Sedangkan gaya eksogen ialah proses pembentukan alam yang bersumber dari luar permukaan bumi. Gaya atau tenaga eksogen ini mencakup iklim, hujan, angin, dan pergantian temperature batuan yang mengalami pelapukan atau mengalami proses geomorfologi.


2. Proses Tektonik Lempeng


Menurut pengertian tektonik lempeng, semua kerak bumi merupakan sebuah lempeng yang bersifat kaku terhadap satu dengan lainnya di atas sebuah cairan yang plastis dimana masing-masing lempeng tersebut bergerak menjauh dari pusatnya sehingga terjadinya kemunculanyang berada di tengah samudera atau dengan kata lain mid oceanic ridge dan lalu menyusup ke bawah lempeng yang lain lewat suatu jalur pembengkokan atau subduction zone atau bergeser kepada lempeng lainnya dengan dibatasi oleh sesar mendatar atau transfault form dengan kecepatan relatif 10 cm/th. Sehingga proses pembentukan kepulauan Indonesia dapat terlihat pada pemunculan beberapa pulau yang ada di sepanjang Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.


3. Proses Tektonik Kepulauan


Kepulauan Indonesia berhubungan dekat dengan perkembangan tektonik kepulauan yang berasal dari proses lempeng tektonik. Berdasarkan klasifikasinya, kepulauan Indonesia terbentuk dari tiga hasil pergerakan lempeng besar, adalah lempeng Pasifik di sebelah barat, lempeng samudera Hindia di sebelah selatan dan lempeng Asia di sebelah utara. Aktifitas lempeng besar tersebut telah terjadi sejak zaman Neogen atau sekitar 50 juta tahun yang kemudian dan hingga sekarang ketiga lempeng tersebut masih aktif yang sering kali mengakibatkan adanya guncangan gempa bumi yang berskala ringan hingga berat.


Maka dari klarifikasi di atas, kepulauan Indonesia terletak pada jalur lempeng samudera dan benua dimana lempeng-lempeng tersebut beraktifitas layaknya ban berlangsung atau convetor belt dan lempeng-lempeng tersebut dipisahkan oleh adanya suatu batas lempeng yang sifat pergerakannya ialah konvergen atau saling bertumbukan dan divergen atau sebar pisah. Akibat dari aktifitas lempeng tersebut maka tak aneh kalau kepulauan Indonesia sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi dimana dari dua aktifitas alam ini menimbulkan beberapa hal, yaitu:



  • Terbentuknya pulau-pulau baru;

  • Adanya deformasi atau pergantian struktur geomorfologi di sejumlah wilayah Indonesia;

  • Adanya likuifaksi (tanah ambles) dan pergantian tanah; dan

  • Adanya perubahan topografi permukaan kawasan di Indonesia.


Beberapa daerah riskan gempa di Indonesia dan letusan gunung berapi diantaranya adalah Pulau Krakatau, Pulau Alor, Pulau Sumatera, Pulau Sulawesi, Pulau Jawa-Bali, Nusa Tenggara Barat dan Timur sebab pulau tersebut berada di jalur aktif lempeng bumi dan jalur pegunungan berapi. Maka, proses pendidikan perihal mitigasi peristiwa di Indonesia perlu ditingkatkan dan dibudidayakan dengan jalan sosialisasi formal.



Sumber ty.com

Sunday, November 15, 2020

Kepulauan Seribu : Letak – Perekonomian Dan Kenampakan Alamnya

Indonesia ialah negara kepulauan yang memiliki lebih dari 17.000 pulau dari yang besar hingga yang kecil. Bahkan banyak sekali pulau di Indonesia yang belum berhuni dan berjulukan alasannya adalah saking banyaknya. Rakyat Indonesia sendiri banyak yang belum mengenal pulau- pulau di Indonesia. Salah satu daerah yang ada di Indonesia adalah Kepulauan Seribu.


Mungkin nama ini telah tidak gila lagi bagi sebagian masyarakat Indonesia, tetapi ada sebagian lain dari masyarakat Indonesia yang belum mengenali banyak perihal daerah ini, dimana letaknya dan bagaimana kondisi wilayah serta kehidupan sosial disana. Nah pada potensi kali ini kita akan membicarakan perihal Kepulauan Seribu secara lebih lengkap.


Mungkin bagi kita masyarakat Indonesia yang awam, kita akan menerka bahwa nama Kepulauan Seribu merupakan daerah di bab timur Indonesia atau bahkan di daerah perbatasan Indonesia. Namun siapa sangka ternyata Kepulauan Seribu ialah suatu Kabupaten yang ikut dalam daerah Provinsi DKI Jakarta. Ya, secara administrasi kawasan Kepulauan Seribu merupakan sebuah Kabupaten yang berada di bawah Provinsi DKI Jakarta. Dulu, daerah kepulauan ini ialah sebuah kecamatan di kawasan Jakarta Utara. Seperti yang kita tahu bahwa daerah Jakarta Utara memang memiliki batas dengan maritim.


kepulauan seribuWilayah Kabupaten Seribu memiliki luas sekitar 11,8 km persegi. Sesuai dengan namanya yakni kepulauan, daerah ini memang terdiri atas pulau- pulau kecil yang jumlahnya mencapai 110 pulau baik yang berpenghuni maupun tidak. Pulau utama yang menjadi ibukota pemerintahan di wilayah ini yaitu Pulau Pramuka. Dengan luas yang demikian, kawasan ini dihuni sekitar 27. 041 jiwa (menurut sensus 2006) yang tersebar di 11 pulau. Selain beberapa pulau yang dihuni, daerah Kepulauan Seribu juga terdiri atas beberapa pulau yang khusus dijadikan kawasan rekreasi, seperti Pulau Bidadari.


Wilayah Kepulauan Seribu ternyata mempunyai sejarah yang cukup panjang sehingga menjadi daerah Kabupaten Administrasi. Seperti yang disebutkan di awal bahwa wilayah Kepulauan Seribu pada awalnya adalah suatu kecamatan yang berada di Jakarta Utara. Namun dalam rangka untuk mengembangkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di daerah Kepulauan Seribu ini maka status kecamatan ditingkatkan menjadi Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu dan ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2001.


Sekarang di wilayah ini dibagi menjadi dua kecamatan yakni Kecamatan Kepulauan Seribu Utara dan  Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan. Di daerah Kepulauan Seribu juga diresmikan kawasan konservasi alam adalah Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu (TNKS). Kawasan konservasi ini didirikan untuk mempertahankan kelestarian kelautan, budidaya laut dan juga pariwisata agar tidak terjadi kerusakan yang parah.


Seperti gosip yang sudah disampaikan sebelumnya, bahwa Kepulauan Seribu dihuni oleh lebih dari 20 ribu jiwa penduduk. Seperti kawasan kepulauan yang lain yang  mempunyai lebih banyak kawasan laut, mata pencaharian penduduk di daerah ini lebih banyak didominasi yakni nelayan. Oleh alasannya adalah banyaknya yang melakukan pekerjaan selaku nelayan maka perdagangan yang paling maju adalah perdagangan ikan. Namun perdagangan ikan.


Selain perdagangan ikan, sektor yang mulai dikembangkan di kawasan ini ialah sektor pariwisata. Ada beberapa pulau yang menjadi tujuan pariwisata antara lain yakni Pulau Bidadari, Pulau Onrust, Pulau Kotok Besar, Pulau Puteri, Pulau Matahari, Pulau Sepa, dll. Di  wilayah ini dibangun semacam penginapan atau losmen yang sering disebut dengan Homestay.


Kepulauan Seribu merupakan daerah yang berisikan pulau-pulau karang. Dulunya pulau-pulau ini terbentuk dari koloni kerang yang mati yang berada di maritim dangkal. Maka dari itulah wilayah ini tidak lepas dari yang namanya pantai. Pantai di kawasan ini sebagian besar dikelilingi oleh hutan mangrove. Laut di kepulauan seribu rata- rata merupakan maritim dangkal yang banyak terdapat terumbu karang serta mempunyai pantai pasir putih. Tidak heran banyak orang yang sengaja pergi ke kepulauan seribu untuk berwisata.


Wilayah Kabupaten Adminustrasi Kepulauan Seribu terdiri atas aneka macam pulau sampai meraih ratusan. Pulau- pulau yang berpenghuni ada sekitar sebelas pulau, yaitu:



  • Pulau Untung Jawa

  • Pulau Pari

  • Pulau Lancang

  • Pulau Tidung Besar

  • Pulau Tidung Kecinl

  • Pulau Sebira

  • Pulau Panggang

  • Pulau Pramuka

  • Pulau Kelapa

  • Pulau Kelapa Dua

  • Pulau Harapan


Serta beberapa pulau yang dikembangkan untuk acara pariwisata, diantaranya yakni:



  • Pulau Bidadari

  • Pulau Onrust

  • Pulau Kotok Besar

  • Pulau Putri

  • Pulau Matahari

  • Pulau Sepa


Itulah beberapa pulau yang ada di kawasan kepulauan seribu. Pulau-pulau diatas bukan merupakan seluruh pulau yang ada di kepulauan seribu, melainkan masih banyak lagi. Hal ini karena jumlah pulau di wilayah kepulauan Seribu memang aneka macam bahkan hingga mencapai lebih dari seratus pulau. Hal ini sebab jumlah pulau di wilayah kepulauan Seribu memang berbagai.


Itulah beberapa gosip yang dapat kami sampaikan mengenai Kepulauan Seribu, biar bermanfaat untuk kita semua.



Sumber ty.com

5 Pulau Paling Besar Di Indonesia Dan Luasnya

Indonesia ialah negara yang berupa kepulauan. Pulau- pulau yang ada di Indonesia jumlahnya sangat banyak, yaitu mencapai 17.000 pulau. Diantara pulau- pulau yang ada di Indonesia ada pulau yang besar dan ada pula pulau yang kecil. Pulau- pulau besar di Indonesia bahkan masuk ke dalam pulau terbesar di dunia. Sementara pulau- pulau kecil banyak yang telah berpenghuni maupun yang belum berpenghuni  bahkan belum berjulukan. Pulau- pulau di Indonesia baik pulau yang besar maupun yang kecil memiliki kekayaan alam, seperti barang tambang dan juga kekayaan akan sumber daya alam serta tanaman dan fauna.


Selain kekayaan alam, keindahan alami yang dimiliki oleh pulau- pulau di Indonesia juga tidak bisa kita ragukan lagi. Oleh alasannya sungguh berharganya pulau- pulau di Indonesia, tidak jarang terjadi rebutan pulau antara Indonesia dan negara tetangga untuk mempunyai pulau tersebut. Bahkan salah satu pulau terindah di dunia pun ada di Indonesia, ialah Pulau Bali. Namun pada peluang kali ini kita tidak akan membahas  tentang pulau Bali maupun pulau yang indah. Yang akan kita bahas pada peluang kali ini yaitu perihal pulau-pulau yang paling besar di Indonesia, terutama yang masuk ke dalam 5 Pulau Terbesar di Indonesia


Dari jajaran pulau – pulau paling besar di dunia, tahukan berapa banyak pulau yang ada di Indonesia. Setidaknya pulau paling besar di peringkat pertama dan kedua ada di Indonesia, yaitu Pulau Kalimantan dan Pulau Papua. Selain kedua pulau tersebut masih ada pulau- pulau lain yang masuk klasifikasi besar di Indonesia. Kita akan menyebutkan 5 pulau yang paling besar dan sering dinamakan gugusan pulau Sunda Besar. Pulau- pulau tersebut antara lain:



  1. Pulau Papua


Pulau paling besar Indonesia yang pertama yaitu Papua. Sebenarnya apabila dilihat dari pulau secara utuh, pulau ini sangat besar. Namun pulau ini dibagi atas wilayah 2 negara yaitu Papua Indonesia dan Papua Nugini. Nah, daerah Papua Indonesia ialah pulau yang berada di ujung timur Indonesia. Pulau ini sungguh eksotis sebab berbagai nilai tradisional yang masih bertahan dan belum terlalu banyak tersentuh kemodernan. Beberapa berita mengenai pulau ini antara lain selaku berikut:



  • Luas Pulau: 785.753 meter persegi (tergolong daerah Papua Nugini)

  • Kepadatan: 14 jiwa/km persegi


Pulau Papua ialah pulau yang sungguh berharga. Mengapa? Disamping sebab kekayaan budayanya, pulau ini juga ialah tambang emas yang bahkan paling besar di dunia. Pulau ini sungguh berkontribusi dalam perkembangan perekonomian Indonesia melalui PT. Freeport Indonesia yang bergerak dalam bidang tambang emas.



  1. Pulau Kalimantan/ Borneo


Selanjutnya yang menjadi pulau terbesar kedua di Indonesia yaitu Pulau Kalimantan atau Borneo. Pulau ini tidak hanya dinaungi satu negara saja ialah Indonesia, namun beberapa negara lain mirip Malaysia, dan Brunei Darussalam. Pulau ini merupakan pulau terbesar di dunia. Beberapa info tentang pulau Kalimantan antara lain selaku berikut:



  • Luas Pulau: 743.330 meter persegi (termasuk negara Malaysia dan Brunei Darussalam)

  • Kepadatan: 28,59 jiwa/km persegi


Pulau Kalimantan ialah pulau yang sungguh kaya, karena tidak cuma memiliki banyak jenis hutan hujan tropis tetapi juga beragam barang tambang. Adapun beberapa hasil tambang yang dihasilkan dari Pulau Kalimantan antara lain Intan.



  1. Pulau Sumatera


Pulau paling besar ketiga di Indonesia ialah Pulau Sumatera. Jika Papua berada di ujung Timur maka Pulau Sumatera berada di ujung barat daerah  Indonesia. Pulau ini berbentuk memanjang dari utara ke selatan. Pulau Sumatera ialah pulau paling besar di dunia. Pulau ini memiliki berbagai kekayaan alam yang berupa tumbuhan fauna maupun barang tambang. Beberapa berita perihal pulau ini antara lain:



  • Luas Pulau: 473.481 meter persegi

  • Kepadatan: 105 jiwa/km persegi


Sebagian besar penduduuk pulau Sumatera bekerja selaku petani yang melaksanakan tumbuhan perkebunan. Hasil kebun yang sungguh populer dan menjadi komoditas ekspor di Sumatera yaitu Kopi, sawit dan lain sebagainya. Pulau ini dibagi menjadi beberapa provinsi mirip Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Lampung.



  1. Pulau Sulawesi


Pulau selanjutnya yaitu Pulu Sulawesi. Pulau Sulawesi memrupakan pulau yang mempunyai luas tersempit kedua sesudah Jawa. Pulau ini berada di Indonesia bagian timur. Pulau ini mempunyai bentuk yang unik yang mirip aksara K atau R. Pulau ini memiliki banyak kekayaan alam, yakni selaku sentranya rempah- rempah bersama engan Provinsi Maluku. Beberapa berita mengenai pulau Sulawesi antara lain selaku berikut:



  • Luas Pulau: 180.680,7 kilometer persegi

  • Kepadatan: 105,7 jiwa/km persegi


Pulau Sulawesi merupakan pulau yang memiliki peran banyak dalam perdagangan di Indonesia. Selain itu keragaman tumbuhan dan fauna juga ditemukan di pulau ini. Pulau Sulawesi dibgi menjadi 5 provinsi, ialah Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat. Sulawesi juga merupakan pulau yang mempunyai banyak tambang.



  1. Pulau Jawa


Salah satu pulau terbesar di Indonesia adalah Pulau Jawa. Diantara kelima pulau, Jawa merupakan pulau yang paling kecil. Namun meskipun secara luas wilayah Pulau Jawa yang paling kecil, pulau ini ialah pulau yang paling padat orangnya. Penduduk yang tinggal di Pulau Jawa sebanyak 60% dari total masyarakatIndonesia. Berikut ini merupakan beberapa berita mengenai pulau Jawa:



  • Luas Pulau: 138.793,6 kilometer persegi

  • Kepadatan: 1.317 jiwa/km persegi


Pulau Jawa yakni pulau yang luar biasa. Pulau ini ialah sentra pemerintahan dan sebagian besar orang- orang penting atau yang memiliki peran di Indonesia berasal dari Pulau Jawa ini. Pulau Jawa meskipun padat penduduk namun tetap mempunyai hutan yang berfungsi selaku penyeimbang alam. Pulau ini dibagi atas 6 provinsi ialah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah spesial Yogyakarta.


Nah itulah beberapa gosip mengenai pulau- pulau besar yang ada di Indonesia. Pulau- pulau tersebut masuk ke dalam formasi Pulau Sunda Besar. Semoga gosip yang kami sampaikan bermanfaat.



Sumber ty.com

Saturday, October 31, 2020

11 Negara Kepulauan Terbesar Di Dunia


Jika kita berbicara perihal planet bumi, maka kita akan berbicara juga mengena banyak sekali relief permukaan bumi. Setiap muka bumi entah itu daratan atau lautan mempunyai permukaan atau relief yang berlawanan-beda. setiap relief tersebut akan berpengaruh pada banyak sekali faktor kehidupan makhluk hidup di dalamnya. Selain itu tak jarang relief permukaan bumi juga akan kuat pada dinamika pergeseran atmosfer. Kejadian mirip itu berbagai kita temukan pada beberapa permukaan bumi yang tersebar secara luas. Apalagi kita juga mengenal istilah biosfer yang merupakan kumpulan dari ekosistem yang terbentuk secara lebih luas dan lebih besar.





Bentuk permukaan bumi sendiri juga dipakai sebagai salah satu penanda sebuah lokasi dari daerah tertentu. Hal ini, akan lebih berpengaruh pada bidang politik dan kenegaraan. Daratan sendiri dapat dibagi menjadi daratan yang berbentuk benua, maupun yang berbentukpulau dan kepulauan. Ketiganya mempunyai ciri dan karakteristik yang berlainan-beda.





Kali ini kita akan membahas perihal beberapa negara kepulauan paling besar di Dunia. Penyebutan kepulauan ini ialah suatu negara atau daerah yang terdiri dari berbagai pulau-pulau. Kita mengenal beberapa negara yang terdiri dari kumpulan pulau-pulau. Beberapa negara tersebut seperti





1. Indonesia





Jika berbicara tentang negara kepulauan terbesar di dunia,maka kita tak akan mampu melalaikan Indonesia. Hal ini dikarenakan, indonesia ialah salah satu negara kepulauan paling besar yang ada di dunia. Definisi besar ini tak cuma berbentukluasnya saja, tetapi juga beberapa pulau-pulau kecil yang mengelilingi dan menyusun daerah kawasan indonesia. tak kurang dari 17.000 pulau bahkan lebih sudah menyusun daerah di Indonesia. Negara indonesia juga merupakan salah satu negara penghasil gas alam yang cukup besar dan cukup penting. Luas daerah dari Negara kepulauan indonesia sendiri kurang lebih sekitar 1,904,569 km2,serta dengan garis pantai kurang lebih 54.716 km.





2. Madagaskar





Negara yang satu ini ialah salah satu negara yang masuk kedalam daerah benua afrika. Madagaskar sendiri merupakan salah satu negara yang memiliki pulau terbesar di dunia. Pulau tersebut ialah pulau utama yang dimiliki oleh negara kepulauan madagaskar. Negara yang satu ini juga ialah salah satu negara yang menjadi daerah tujuan rekreasi yang populer di dunia. Negara yang satu ini mempunyai luas kurang lebih sekitar 587.041 km2, dan memiliki panjang garis pantai sebesar 4.826 km.





3. Papua Nugini





Negara yang satu ini ialah salah satu negara yang sungguh bersahabat dengan indonesia. Bahkan negara yang satu ini memiliki batas eksklusif dengan kawasan kawasan indonesia, ialah papua barat. Negara yang beribu kota di Port Moresby ini sendiri Memiliki luas kawasan kurang lebih sekitar 462.840 km2, serta memiliki panjang garis pantai 5.152 km. Negara yang satu ini merupakan salah satu negara yang masuk kedalam kawasan oceania.





4. Jepang





Meskipun ialah suatu negara kepulauan yang terpisah dari daratan. Tapi kawasn yang satu ini tergolong kedalam bagian salah satu benua di dunia adalah asia, lebih tepatnya di tempat asia timur. Negara yang mempunyai luas daerah kurang lebih 377.915 km2, ini merupakan salah satu daerah riskan gempa bumi di dunia. Hal ini alasannya jepang ialah salah satu negara yang menjadi jalur lewat lempengan paras bumi.





5. Filipina





Negara kepulauan paling besar di dunia yang selanjutnya yaitu Philipina atau Filipina. Negara yang satu mempunyai lokasi yang cukup bersahabat dengan indonesia,utamanya di tempat pulau Sulawesi. Negara yang berbatasan lewat kawasan laut ini, sering sekali dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata yang cukup  terkenal. Negara yang beribu kota di Manila ini mempunyai luas daerah sebesar 300.000 km2, , serta mempunyai panjang garis pantai sebesar 36.289km.





6. Selandia Baru





Selandia gres atau New Zealand merupakan salah satu kawasan yang cukup terkenal dengan keindahan alamnya. Negara yang berada di kawasan oceania ini memang terkenal dengan beberapa daerah alam yang menggoda. Negara yang beribu kota di Wellington ini sendiri memiliki luas kawasan sebesar 267.710 km2, disamping itu tempat ini juga mempunyai panjang garis pantai 15.134 km.





7. Inggris





Negara kepualauan terbesar berikutnya yaitu inggris atau yang dikenal juga selaku Britania raya. Negara yang satu ini berada di tempat benua eropa,tepatnya ada di daerah eropa utara. Negara yang beribu kota di London ini memiliki luas sekitar 246.610 km2, dengan garis pantai sepanjang 12.429 km.









8. Kuba





Negara kuba atau juga bisa ditulis dengan Cuba, merupakan sebuah neagra yang berada di kawasan Amerika Tengah. Negara yang sungguh lekat dengan salah satu tokoh populer yaitu Che Guevara. Negara yang beribu kota di Havana ini sendiri mempunyai luas sekitar 110.860km2 , serta mempunyai garis pantai sepanjang 3.735 km.





9. Islandia





Islandia ialah salah satu dari beberapa negara kepulauan terbesar didunia yang ada di benua eropa. Negara yang satu ini ialah salah satu tempat yang memiliki jarak cukup erat dengan daerah kutub utara. Negara yang beribu kota di Reykjavik ini memiliki luas tempat kurang lebih 103.000 km2. Serta memiliki garis pantai sepanjang 4.970 km.





10. Irlandia





Kawasan negara yang satu ini ialah daerah yang banyak terkena iklim kutub utara. Lokasinya yang berada di kawasan eropa utara menjadikannya memiliki ekspresi dominan salju yang cukup lama. Negara yang beribukota di Dublin, ini memiliki luas kawasan sekitar 70.273 km2 dengan garis pantai sebesar 1.448 km.





11. Sri lanka





Negara yang satu ini mempunyai lokasi yang tak jauh dari negara India. Negara yang beribu kota di Colombo ini mempunyai luas kurang lebih 65.610 km2. Kebudayaan negara yang satu ini sedikit banyak ada relevansinya dengan tempat India. Meskipun secara geography kedua daerah ini terpisah.





Itu tadi beberapa Negara kepulauan terbesar di Dunia. Negara tersebut tersusun dari beberapa pulau yang membentuk satu daerah bareng . Setiap tempat tersebut mempunyai ciri dan karakteristik yang berbeda-beda. Semoga isu tadi berfaedah.



Sumber ty.com

Wednesday, September 16, 2020

5 Pulau Paling Berbahaya Di Dunia Beserta Faktanya

Di planet bumi ini ada banyak sekali macam kepulauan yang memiliki peluangalam yang indah dan mempunyai karakteristik yang berbeda dengan daerah lainnya. Sebagian besar pulau – pulau tersebut memiliki tanah yang hijau dengan dikelilingi oleh lautan yang berwarna biru, salah satu bukti nirwana dunia. Tidak semua pulau – pulau yang ada di bumi ini selalu terlihat indah di mata dan layak untuk dikunjungi oleh turis. Beberapa pulau bahkan diberlakukan larangan yang dibuat oleh pemerintah lokal untuk dilarang dikunjungi demi keselamatan para hadirin. Tidak ada salahnya untuk mengenali pulau – pulau apa saja yang paling berbahaya di bumi, berikut daftarnya:



  1. Pulau Miyakejima, Kepulauan Izu, Jepang



Di kepulauan ini terdapat 2 kota dan 6 perkampungan yang menghuni pulau Miyake – Jima. Pulau ini bukanlah pulau kebanyakan, sebab pulau ini ialah gunung berapi yang sampai ketika ini masih aktif dan tercatat sudah sering mengalami erupsi, gunung itu bernama gunung Oyama. Setelah erupsi terakhir pada tahun 2000 hingga 2004, secara bertahap gunung ini mengeluarkan racun berupa gas sulfur hingga mengharuskan warganya untuk dievakuasi pada tahun 2000 dan kembali lagi pada tahun 2005 dengan mengenakan masker oksigen sepanjang waktu. (Baca: Gunung Paling Berbahaya)



Jika kadar gas sulfur meningkat, sebuah sirine akan berbunyi dan semua warga diwajibkan untuk menggunakan masker oksigen. Saat gas sulfur tersebut terhirup bisa dipastikan tata cara pernafasan akan melepuh. Warga di pulau Izu tidak menolak untuk tinggal di sana sebab mereka merupakan bab dari materi uji coba untuk observasi dan menerima pembayaran alasannya adalah menolong projek ini.



  1. Enewetak dan Bikini Atoll, Marshall Island



Enewetak Atoll ialah pulau yang terdiri atas batuan koral yang memiliki luas area sekitar 5,85 kilometer persegi. Selama perang dunia ke 2, sekitar tahun 1946 hingga dengan 1958, pulau ini dipakai sebagai daerah uji coba senjata nuklir oleh Amerika Serikat.


Uji coba senjata nuklir ini meledakan satu bom yang mempunyai daya ledak lebih besar ketimbang bom yang jatuh di Hiroshima, balasannya imbas dari ledakan nuklir tersebut mengakibatkan kontaminasi pada kuliner, tanaman, tanah dan lautan oleh radio aktif sehingga didapatkan kasus bayi lahir dengan tidak sempurna. Untuk itu pemerintah Amerika Serikat membangun Cactus Dome (1979) untuk mengisolasi pulau dan sekitar 800 orang dievakuasi.


Masih di kepulauan Mashall terdapat Bikini Atroll yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya. Sejak terjadi ledak bom nuklir, pulau ini juga terkena dampak radiasi, beberapa ikan terkontaminasi sehingga tidak dapat dikonsumsi, begitu juga buah kelapa dan air yang ada di sana. Karena tempat tersebut masih berbahaya untuk dikunjungi sampai beberapa puluh tahun kedepan, Bikini Atroll justru menjadi kawasan tinggal bagi makhluk maritim seperti ratusan hiu dan berbagai macam ikan lain yang bisa bertahan dari keracunan radisi.



  1. Pulau Sentinel Utara, Kepulauan Andaman, India



Pulau ini telah terisolasi selama kurang lebih 60.000 tahun, orang – orang di pulau ini juga tidak bekerjasama dengan orang di luar pulau. Sudah banyak peneliti dan orang – orang untuk mencoba mempelajari kebudayaan dan melakukan kontak dengan penduduk lokal, tetapi tidak pernah berhasil.  Orang – orang di kepulauan tersebut dinamakan suku Sentinel. (Baca: Perbedaan Etnis dan Suku)


Pemerintah India juga telah memberi peringatan kepada setiap orang yang ingin tiba mengunjungi pulau tersebut. Suku Sentinel tidak akan ragu untuk menyerang bahkan membunuh siapapun yang datang mendekati pulau mereka. Telah terjadi masalah pembunuhan seorang wisatawan yang bernama John Allen Chau pada tanggal 24 November 2018 yang dikerjakan oleh suku Sentinel, mereka membunuh John memakai panah dan tombak.


Suku Sentinel juga akan menyerang perahu bahkan helikopter yang tiba ke pulau tersebut. Mereka melemparinya memakai panah yang diberi api dan membuat mereka jatuh tenggelam bahkan terbunuh. Tidak ada satupun orang yang bisa mendarat di pulau ini.



  1. Pulau Ramree, Myanmar



Lokasi pulau Ramree ini berada di erat dengan Myanmar dan masuk ke bagian negara Myanmar. Selama Perang Dunia ke 2 antara Inggris dan Jepang berlangsung, pulau ini menjadi sungguh populer. Pada tahun 1945, sekitar 1.000 orang serdadu Jepang sedang melakukan perlawanan dengan prajurit Inggris, mereka terpaksa bertahan dengan masuk di tempat hutan magrove. Naas bagi prajurit Jepang, kawasan tersebut merupakan habitat bagi ratusan Buaya Air Asin dan sekitar 400 prajurit yang bertahan. Peristiwa tersebut masuk ke dalam catatan The Guinness Book of World Records selaku bencana terbesar pembunuhan manusia oleh binatang. Di pulau Ramree terdapat buaya air asin yang mempunyai panjang sekitar 20 kaki dan dapan memakan manusia dalam satu waktu.



  1. Ilha da Queimada, Brazil



Pulau ini dikenal dengan sebutan, Pulau Ular terletak di negara Brazil. Pulau ini ialah rumah bagi ribuan ular Golden Lancehead Viper dan masih banyak ular kecil berbisa yang lain yang ada di pulau ini. Ular – ular yang ada di pulau ini memiliki racun atau bisa yang paling mematikan di dunia.


Diperkirakan ada sekitar 4.000 ekor ular yang menghuni pulau dengan luas 43 hektar, bila dijumlah, ada sekitar 5 ekor ular setiap meter perseginya. Ular utama yang ada di pulau ini, Golden Lancehead yang diakui sebagai salah satu reptil terunik di dunia, memiliki bisa yang sangat berpengaruh atau sekitar 3 – 5 kali lebih kaut dibandingan dengan ular – ular di pulau utama. Tidak heran bila di pulau ini tidak ditemukan predator lain yang lebih berpengaruh dibanding ular Golden Lancehead.


Pemerintah Brazil juga telah memberi larangan dan peraturan yang ketat bagi hadirin yang ini masuk tempat pulau tersebut. Saat ini hanya Angkatan Laut Brazil yang diizinkan untuk berpatroli di sekeliling pulau Ilha da Queimada yang diberi peran merawat mercusuar secara tahunan (tahun 1920 telah diatur otomatis). Selain itu, peneliti dan jago biologi yang mempunyai izin khusus untuk meneliti ular Golden Lancehead Viper, itupun harus menenteng dokter di setiap kunjungan resmi secara hukum. (Baca: Patung paling besar di Brazil)


Ada yang kepincut untuk mengujungi salah satu pulau di atas?



Sumber ty.com

Sunday, August 9, 2020

Karakteristik Kepulauan Maladewa – Perekonomian – Penduduk


maladewa




Kepulauan Maladewa ialah surga bagi para turis. Pantai dan panorama bawah bahari yang indah mempesona wisatawan datang ke gugusan pulau di Samudera Hindia. Sebuah negara kepulauan ini memiliki gugusan pulau – pulau kecil yang indah dengan 26 atol (pulau koral) di sebelah selatan – barat daya India.





Negara kepulauan yang beribukota di Male, merdeka pada 26 Juli 1965 dari Inggris. Sistem Pemerintahan menganut metode Republik Presidensil yang dipimpin oleh Presiden yang dipilih secara langsung oleh rakyatnya dengan jabatan 5 tahun. Sebelumnya, negara dengan lagu kebangsaan Gaumee Salam ini berupa Monarki Konstitusional yang kesannya diganti setelah referendum dikala tiga tahun sehabis merdeka. Maladewa berasal dari bahasa Sanskerta yang memiliki arti untaian pulau – pulau mempesona para penjelajah hadir ke pulau yang indah ini.





Batas Negara





Kepulauan Maladewa terletak di sebelah selatan –
barat daya India, dan sekitar 700 km sebelah barat daya Sri Lanka, serta
memiliki batas langsung dengan Samudera Hindia. Kepulauan Maladewa ialah negara
dengan populasi dan luas kawasan terkecil di tempat Asia dengan permukaan
terendah di seluruh dunia.





Kepulauan Maladewa mempunyai luas kawasan sebesar 298 km2 yang terdiri dari gugusan pulau – pulau. Secara astronomis, Maladewa atau dikenal dengan Maldives (bahasa Inggris) terletak diantara antara  1°- 8° LU dan 72° – 74° BT. Kepulauan Maladewa atau lebih diketahui dengan Maldives ini secara geografis termasuk selaku negara yang berada di Benua Asia (Asia Selatan).





Penduduk





Maladewa menjadi salah satu negara dengan agama islam terbanyak, alasannya adalah penduduknya 100% muslim. Sejarah penjelajah kuno seperti Ibnu Batuta yang melintasi Maladewa sebelum melintasi wilayah India Muslim menjadi sejarah Kepulauan yang berpenduduk 392.473 jiwa (2018). Dalam sejarah lain, seorang pangeran Sinhalese yang bernama KoiMale terdampar bareng pasangannya, seorang putri dari Raja Srilanka dan menetap sebagai sultan pertama. Hingga berlanjut selama berabat – kurun, kepulauan ini dikunjungi oleh pelaut dari Arab dan India. Pada periode ke-15, bangsa Portugis menjajah kepulauan ini selama 15 tahun sebelum direbut kembali oleh M. Al-Azam.





Berdasarkan etnis, penduduk Maladewa terdiri dari
etnis Sinhasale, Dravidia, Arab, Afirka, dan Suku Indian. Penduduk Maladewa
disebut juga selaku orang Divehi terbagi
atas tiga kalangan pendudukak, yaitu yang menempati IhavandippuỊu (Haa
Alif) hingga Haddummati (Laamu), golongan selatan Maladewa
yang mendiami tiga atol paling selatan di katulistiwa,
dan penduduk Minicoy yang menempati pulau sepanjang 10 km di bawah
manajemen India.
 Penduduk Maladewa tersebar di 21 divisi
manajemen yang terhampar diantara 27 deretan pulau. Mayoritas masyarakatMaladewa beragama
Muslim. Agama ini dibawa oleh penjualasal Timur Tengah dan Gujarat untuk
lalu diterima luas oleh penduduk setempat.





Ekonomi





Kehidupan penduduk di Maladewa sungguh tergantung
pada sektor pariwisata dan perikanan. Sebanyak 700.000 pelancong setiap tahun
menyebabkan Maladewa hadir menikmati alam indah sambil ditemani oleh kehidupan
nelayan. Berbagai laguna dengan pasir yang sungguh indah menjadi pemandangan.
Para turis dapat menginap di water
suites
dan villa di pinggir pantai untuk dikunjungi dan bersantai.





Untuk berkunjung ke Maladewa, pelancong menggunakan transportasi bahari berbentukkapal boat yang mengirim ke berbagai pulau indah di Maladewa. Pilihan untuk menikmati pantai, menjelajahi area pantai, ataupun menyelam menjadi pilihan. Pada malam hari, wisatawan ditemani musik, makan malam, dan cahaya biologis dari mikroba maritim fitopalankton menciptakan cahaya biru cemerlang. Fenomena ini menambah daya tarik Maladewa sebagai pantai eksotis dengan jajaran resort yang sangat indah.









Walaupun bukan negara kepulauan terbesar di dunia, tetapi pada sektor pariwisata, Maladewa berhasil mendapat gelar Worlds Leading Beach Destination 2015 dan 2016 dalam ajang World Travel Award. Maladewa berhasil mencetak rekor menyelam pada tahun 2006 dengan total 958 penyelam yang masuk ke dalam air sekaligus pada dikala yang bersama-sama, sebelum rekor tersebut diambil alih oleh Indonesia tahun 2009. Selain pariwisata, Maladewa saat ini menjadi salah satu eksportir ikan ke berbagai negara Asia dan Eropa. Penduduk Maladewa berasal dari etnis India Selatan dan Arab dengan pendapatan perkapita US 19.200 (2017).





Sektor perikanan terutama ekspor ikan tuna baik mentah maupun olahan menjadi salah satu sumber penghasilan penting di negara yang menggunakan mata duit Rufiyaa ini. Negara Maladewa memiliki pendapatan perkapita sebesar US$19.200,- dan Pendapatan Domestik Bruto sebesar US$6,901 mili. Selain itu, industri Perkapalan, pengolahan kelapa, anyaman tikar, tali, kerajinan tangan, penambangan karang dan pasir. Karena sebagian maritim, sebagian besar masakan harus diimpor dari luar negeri. Hanya beberapa tumbuhan yang mampu tumbuh di negara kepulauan ini mirip kelapa, pisang, mangga, sukun, pepaya, mangga, talas, ubi, dan bawang.





Fakta Unik





Hukum islam Syariah dipakai oleh
kondisi setempat penduduk. Salah satu contohnya ialah toko – toko dan sentra
bisnis akan ditutup 15 menit sebelum masuk waktu sholat. Sebagian pulau
memiliki sejumlah masjid, yang terbesar terdapat di Male Islamic Center. Pada
pertengahan 1991 Maladewa memiliki total 725 masjid dan 266 masjid bagi
perempuan.Sejak beberapa tahun terakhir ideologi radikal islam tubuh subur dan
dimanfaatkan oleh golongan Islamic State, Al Qaida untuk merekrut pejuang –
pejuang gres dan disinyalir menjadi tempat pendidikan teroris di dunia.





Di tengah citra Maladewa, ternyata menyimpan masalah besar adalah berutang besar pada China. Bahkan Maladewa terancam diambil oleh Pemerintah China, disebutkan negara tersebut mengambil alih 16 pulau. Pada 2017, santunan dari Exim Bank Cina untuk Maladewa diperkirakan meraih 726,6 juta Maldives Rufiyaa atau 46,9 juta dolar yang digunakan untuk pengadaan ribuan rumah, bandara, juga jembatan. Alhasil, ketika ini Maladewa terancam gulung tikar ditangan China.



Sumber ty.com

Tuesday, July 28, 2020

Karakteristik Kepulauan Galapagos Sampai Faktanya

Alam menawarkan pesona keindahan yang tidak ada habisnya. Dari mulai bawah bahari sampai puncak tertinggi di pegunungan, dari pesisir pantai sampai pedalaman hutan yang tidak dapat dijangkau apapun. Setiap kawasan yang ada dunia memiliki keunikan dan kekhasan tersendiri dan belum pasti bisa didapatkan di daerah lain. Maka tak heran kalau makhluk hidup yang tinggal dan hidup di tempat tersebut menjadi penghuni tetap dan endemik daerah tersebut. Sebut saja Pulau Ular atau Ilha da Queimada yang terletak di Brazil merupakan salah satu pulau paling berbahaya di dunia.


Berbicara mengenai pulau, pasti tidak akan jauh dengan ungkapan kepulauan. Seperti Indonesia, kepulauan merupakan kumpulan dari pulau – pulau yang membentuk sebuah gugus pulau. Selain Indonesia, negara Filipina dan Fiji juga termasuk negara kepulauan. Ada satu lagi kepulauan yang juga sungguh terkenal di dunia sebab dihuni dengan binatang yang tidak mampu didapatkan di tempat lain, yaitu Kepulauan Galapagos. Mungkin beberapa dari kita belum pernah mendengar nama Galapagos atau belum mengenali secara terang. Nah, yuk kita cari tahu lebih mendalam tentang Kepulauan Galapagos!


Karakteristik Kepulauan Galapagos


Seperti namanya Kepulauan Galapagos merupakan kumpulan dari setidaknya 13 pulau yang tergolong ke dalam pulau berbatu dan berapi. Lokasi Kepulauan Galapagos terletak di Samudera Pasifik atau sekitar 1.000 km dari sebelah barat pesisir Amerika Selatan. Jika dirinci, Galapagos terdiri atas 18 pulau besar dari total keseluruhan 19 pulau. Luas dari Galapagos sendiri mencapai 8.010 km2 dan mempunyai titik tertinggi yang terletak pada Gunung Volcan Wolf yakni 1.707 m.


Jika dilihat dari sisi hukum, Kepulauan Galapagos termasuk ke dalam bagian dari Ekuador. Salah satu pulaunya berusia sekitar 4 juta tahun sedangkan pulau – pulau mudanya masih terus berkembang. Seperti yang disinggung di atas, Galapagos tergolong kepulauan yang memiliki gunung berapi aktif di dunia. Karena itu pada tahun 2007 – 2010, Kepulauan Galapagos pernah masuk dalam katagori berbahaya.


Seorang peneliti yang bernama Charles Darwin mengatakan bahwa di Galapagos telah terjadi seleksi alam, sehingga cuma tersisa hewan – hewan tertentu yang tinggal di kepulauan ini. Hewan – hewan tersebut adalah kura – kura galapagos yang berukuran raksasa dan iguana. Sama mirip Indonesia, Galapagos juga terbagi dua oleh garis khatulistiwa dan garis tersebut terletak di bagian utara Galapagos tepatnya di Pulau Isabela. Meskipun termasuk pulau dengan gunung berapi yang paling aktif, Galapagos juga dihuni oleh sekitar 10.000 hingga 25.000 populasi manusia yang terus bertambah setiap tahunnya.


Pada tahun 1959, sekitar 95% dari Kepulauan Galapagos ditetapkan selaku cagar alam. Dan pada tahun 1978, UNESCO menyebabkan Galapagos selaku situs warisan dunia kemudian diperpanjang pada Desember 2001 dengan memasukkan kawasan cadangan kelautan. Sebagai bentuk penghargaan Charles Darwin yang meneliti Kepulauan Galapagos, pada tahun 1959 dibuatlah Yayasan Charles Darwin dengan tujuan melindungi dan memelihara Galapagos di Belgia.


Fakta Kepulauan Galapagos


Seperti yang sudah diterangkan di atas, Kepulauan Galapagos menyimpan keunikan tersediri di dalamnya, termasuk hewan yang tinggal di sana. Inilah fakta yang hanya dimiliki Kepulauan Galapagos, antara lain:


1. Iguana Galapagos


Jika di Indonesia terdapat kadal raksasa yakni Komodo yang terdapat di Nusa Tenggara Timur, Galapagos memiliki reptil purba yang diketahui dengan nama Iguana. Berbeda dengan jenis iguana kebanyakan, iguana di Galapagos terbagi menjadi dua jenis ialah iguana tanah dan iguana laut. Iguana tanah mempunyai panjang sekitar 3 sampai 5 meter dengan berat bisa meraih 25 pon.


Iguana tanah banyak didapatkan di Pulau South Plaza yang sedang berjemur atau makan buah-buahan. Di Pulau South Plaza juga sebagai tempat tinggal dari singa laut, anjing dan sapi, sedangkan tumbuhan yang ada di pulau ini pada umumnya berbentukkaktus.


Sesuai dengan namanya iguana laut banyak ditemukan sedang berendam di laut. Selain itu, iguana bahari juga dapat berenang hingga kedalaman 9 meter dan menyantap makanan yang berasal dari laut. Untuk menemukan iguana bahari, mampu ditemukan di Pulau Humedales yang mempunyai kontur pantai bebatuan.


2. Kura-Kura Raksasa


Tidak cuma iguana saja, di Kepulauan Galapagos terdapat kura-kura yang berskala raksasa. Bahkan di Galapagos juga terdapat tempat konservasi yang khusus mengatasi kura-kura, tepatnya di Puerto Ayora dan itu merupakan daerah observasi bagi Charlis Darwin. Sekarang daerah itu dijadikan sebagai tempat penelitian dan konservasi bagi kura-kura raksasa.


Jika para turis mengunjungi tempat ini, maka mereka akan dihidangkan bayi kura-kura yang sedang ditetaskan di dalam inkubator ataupun melihat kura-kura cukup umur. Ada hal yang perlu diketahui, jikalau kura – kura raksasa Galapagos tergolong hewan yang langka, di kawasan observasi ini saja cuma tersisa kurang lebih 11 ekor kura – kura. Kura – kura raksasa yang paling renta bernama Lonesome George dan telah berada di daerah tersebut semenjak tahun 1972.


3. Sejarah Kepulauan Galapagos dapat dilihat di Interpretation Center yang terletak di San Cristobal


Di sini terdapat aneka macam macam informasi yang mempesona berafiliasi dengan asal usul Kepulauan Galapagos serta sejarah – sejarahnya. Berdasarkan infomasi yang terdapat di Interpretation Center ini, di dalam Kepulauan Galapagos terdapat pulau paling bau tanah berusia 4 juta tahun. Tidak hanya itu saja, di sana juga dijelaskan perihal daerah pulau dari benua, iklim khusus, arus laut hingga spesies yang tinggal di Galapagos.


4. Terdapat Penguin


Ternyata di Kepulauan Galapagos juga terdapat penguin. Kita tahu jika sebagian besar penguin cuma hidup di tempat yang beriklim dingin, tetapi di penguin Galapagos dapat hidup di tempat beriklim panas atau yang terletak di garis khatulistiwa.


Penguin Galapagos termasuk spesies penguin berbadan kecil di dunia dan banyak didapatkan di area pulau yang lebih masbodoh di Galapagos. Namun, penguin ini sudah terancam punah akibat adanya angin ribut El Nino yang melanda Galapagos.


5. Iklim Galapagos


Kepulauan Galapagos memiliki iklim yang unik yakni suhu sedang berada di daratan, sedangkan perairannya cukup dingin alasannya adalah kawasan pertemuan Samudra Antartika dan Samudra Pasifik. Sehingga Galapagos terdiri atas 80% berupa burung darat, 30% tanaman, 97% reptil dan mamalia sedangkan bahari endemik meraih 20%.


Nah, itulah tadi info tentang Kepulauan Galapagos. Semoga mampu berguna untuk kita semua.



Sumber ty.com

Sunday, June 7, 2020

Karakteristik Kepulauan Solomon Hingga Konflik Bersejarah Yang Pernah Dialami

Ada bermacam-macam negara kepulauan yang terletak di kawasan Oseania. Kawasan Oseania merupakan sebutan untuk daerah geografis yang berada di Selandia Baru, Australia dan pulau – pulau kecil yang ada di Samudra Pasifik. Beberapa negara yang masuk di tempat Oseania ialah Fiji, Kepulauan Marshall, Vanuatu, Kiribati, Nauru, Mikronesia, Australia, Selandia Baru, Tuvalu, Tonga, Samoa, Palau, Papua Nugini,  hingga Kepulauan Solomon. Kawasan di Oseania sendiri memang memiliki banyak pantai yang tidak perlu disangsikan lagi keindahannya. Tidak heran kalau setiap tahunnya, daerah ini banyak dikunjungi oleh bermacam-macam wisatawan luar negeri untuk menghabiskan liburan mereka.


Salah satu negera di tempat Oseania yang banyak dihadiri oleh para wisatawan abnormal ialah Kepulauan Salomon. Letak Kepulauan Solomon sendiri tidak begitu jauh dari Indonesia atau tepatnya berada di sebelah timur Papua Nugini. Sesuai dengan namanya, Kepulauan Solomon terdiri atas beberapa pulau seperti Malaita, Santa Isabel, Guadalcanal, Makira dan Sikaiana. Nah, untuk mengenal lebih lanjut mengenai Kepulauan Salomon, di bawah ini ialah penjelasan lebih mendalam dari kepulauan tersebut!


Karakteristik Kepulauan Solomon


Untuk pertama kalinya Kepulauan Solomon dihadiri oleh bangsa Eropa yang bernama Álvaro de Mendaña seorang penjelajah dari Spanyol pada tahun 1568 dan memperlihatkan nama pulau tersebut sebagai Islas Salomón. Pemberian nama tersebut bukan tanpa karena, mengingat nama Solomon atau Sulaiman ialah tokoh di dalam agama Samawi dan merupakan raja yang bijaksana, adil serta mempunyai kekayaan yang melimpah. Saat menemukan pulau tersebut Álvaro de Mendaña berharap dapat memperoleh harta karun dari Raja Solomon.


Kepulauan Solomon atau Kepulauan Salomon mempunyai 992 buah pulau dengan 5 pulau utama serta berada di antara 5o – 13o LS dan 155o – 169o BT. Sedangkan ibu kotanya berada di kota Honiara yang terletak di pulau Guadalcanal. Kepulauan Solomon memiliki luas sekitar 28.896 km persegi dengan jumlah penduduk sekitar 647.581 jiwa pada tahun 2017. Jika dilihat secara geografis, Kepulauan Solomon berada di erat garis khatulistiwa sehingga memiliki iklim tropis yang serupa mirip di Indonesia. Iklim Kepulauan Solomon termasuk ke dalam iklim laut khatulistiwa yang cukup lembab sepanjang tahun dengan suhu udara rata – rata mencapai 26,5o C. Saat memasuki bulan Juni sampai dengan Agustus lazimnya suhu akan dingin, namun saat angin yang berasal dari barat maritim berhembus antara bulan November sampai April akan menjadikan hujan bahkan angin ribut siklon.


Sama seperti Indonesia, Kepulauan Solomon juga berada di daerah cincin api atau The Ring of Fire. Tidak heran bila tanah yang berada di Kepulauan Solomon banyak mengandung mineral dari gunung berapi yang terdapat di beberapa pulau besar di Kepulauan Solomon. Selain itu, Kepulauan Solomon cukup sering mengalami gempa bumi bahkan tsunami yang banyak mengkonsumsi korban jiwa.


Sistem Pemerintahan Kepulauan Solomon


Setelah kedatangan bangsa Spanyol, kepulauan Solomon dinyatakan selaku kawasan Protektorat Inggris pada tahun 1890-an. Selama Perang Dunia Kedua, negara Jepang berhasil menguasai Solomon dari sekutu dari tahun 1942 sampai dengan 1945. Setelah kekalahannya, Kepulauan Solomon sukses diambil alih oleh Inggris dan diberi nama Protektorat Kepulauan Solomon Inggris. Seiring berjalannya waktu, pada tanggal 22 Juni 1975, nama tersebut diubah kembali menjadi Kepulauan Solomon tetapi masih berada pada kekuasaan Inggris. Hingga risikonya menjadi negara merdeka dan berdaulat dari kekuasaan Inggris di tahun 1978, akan tetapi Kepulauan Solomon tetap mengakui Ratu Elizabeth II sebagai Kepala Negara hingga dikala ini.


Dalam sistem pemerintahan, Kepulauan Solomon menggunakan sistem pemerintahan Monarki Konstitusional yakni Kepala Pemerintahan dipimpin oleh seorang Perdana Menteri yang merupakan Pemimpin Partai atau Koalisi Politik terbesar dan memenangi Pemilihan Umum Legislatif. Untuk pembagian daerah administrasi, Kepulauan Solomon terbagi atas 9 Provinsi dan 1 kota teritori ibu kota. 9 Provinsi tersebut yaitu Central, Choiseul, Guadalcanal, Isabel, Makira – Ulawa, Malaita, Rennell dan Bellona, Temotu dan Western.


Sejarah Perkembangan Kepulauan Solomon


Setelah menjadi negara merdeka, Kepulauan Solomon mulai mengalami bermacam konflik salah satunya yakni pertentangan sipil. Hal ini bermula dari mulai banyaknya para transmigran yang tiba dari banyak sekali macam pulau yang ada di Kepulauan Solomon tergolong dari Pulau Malaita (pulau terpadat penduduknya) menuju ibu kota, Honiara yang terletak di Pulau Guadalkanal. Pada tahun 1970-an, jumlah migrasi di Honiara terus meningkat, namun jumlah tersebut tidak sesuai dengan tersedianya lapangan pekerjaan yang ada. Hingga kesudahannya timbullah pertentangan antara warga asli Pulau Guadalkanal dengan warga pendatang.


Meskipun infrastruktur terus berkembang, namun belum mampu memperlihatkan efek faktual terhadap masyarakatdi Pulau Guadalkanal itu sendiri. Sejak kala 1970-an banyak penduduk asli Pulau Guadalkanal menjual tanah budbahasa terhadap para pelaku industri tetapi dengan harga rendah dan ganti rugi yang tidak seimbang. Permasalahan baru mulai timbul dikala golongan muda merasa tidak puas dengan hasil dari penjualan tanah adat tersebut ketika itu, alasannya adalah dianggap tidak menguntungkan. Akibatnya timbullah persengketaan antara penduduk asli dengan para pemilik lahan industri.


Puncak urusan terjadi pada tahun 1988 yang ketika itu terjadi demonstrasi besar – besaran yang dijalankan oleh penduduk asli Pulau Guadalkanal. Demonstrasi tersebut dipicu oleh tewasnya beberapa penduduk orisinil Pulau Guadalkanal yang dianggap ialah perbuatan dari masyarakatpendatang. Demonstrasi tersebut juga menyerukan pemerintah untuk membatasi jumlah transmigrasi ke Pulau Guadalkanal serta memutuskan tata cara pemerintahan federal.


Konflik di Kepulauan Solomon terus berlanjut sampai muncullah golongan – golongan bersenjata di tahun 1998. Kelompok ini merupakan penduduk orisinil Pulau Guandalkanal yang melakukan penyerangan untuk pertama kalinya ke pemukiman milik penduduk transmigrasi Malaita yang berada di sebelah tenggara Pulau Guadalkanal. Diketahui jika penyerangan tersebut dikerjakan oleh Harold Keke dan Joseph Sangu, keduanya sukses ditangkap namun dibebaskan sehabis menawarkan duit jaminan. Hukuman tersebut tidak serta merta menciptakan Harold Keke jera, justru sebaliknya ia berhasil menghimpun massa dan membentuk Guadalcanal Revolutionary Army atau GRA.


GRA tetap menyerang penduduk non Guadalkanal untuk mengusir mereka kembali ke pulau asal. Hingga pada kesannya terbentuklah Malaita Eagle Force atau MEF yang dibentuk oleh penduduk asli Pulau Malaita (pernah terusir dari Pulau Guadalkanal). Singkat dongeng, kondisi Kepulauan Solomon diambang kehancuran hingga jadinya pemerintah Solomon meminta pemberian terhadap negara luar untuk mengantarkan pasukan keselamatan ke Kepulauan Solomon. Pada tahun 2003 tepatnya di bulan Agustus diterjukan pasukan keselamatan yang berasal dari 20 negara Oseania dengan nama Regional Assistance Mission to Solomon Islands (RAMSI). Secara bertahap keselamatan di Kepulauan Solomon mengalami peningkatan sampai pada tahap penyerahan diri Harold Keke dan berhentinya segala bentuk aktivitas persenjataan. RAMSI sendiri berada di Kepulauan Solomon sampai tahun 2013 dan melaksanakan pemulangan serdadu aktif secara bertahap.


Fakta – Fakta Kepulauan Solomon



  1. Kepulauan Solomon ialah salah satu negara yang tidak memiliki serdadu atau militer. Hanya polisi yang bertugas menjaga keamanan, memadamkan kebakaran, pertolongan bencana alam hingga persoalan perairan.

  2. Meskipun dahulu ialah wilayah kekuasaan dari Inggris dan berbahasa resmi ialah bahasa Inggris, namun cuma sekitar 1 – 2 persen saja penduduk Kepulauan Solomon yang mampu berbahasa Inggris.

  3. Sebagian besar penduduk Kepulauan Solomon beragama Kristen.

  4. Bentuk kebudayaan penduduk asli Kepulauan Solomon tidak jauh berlainan dengan penduduk asli Papua Nugini.

  5. Untuk beberapa wisatawan abnormal harap berhati – hati dikala menaikki yacht di Pelabuhan Honiara. Sebab sering terjadi kasus pencurian dengan senjata.

  6. Setidaknya ada sekitar 50 orang terbunuh setiap tahunnya balasan serangan dari buaya air asin di maritim.


Itulah tadi beberapa info mengenai Kepulauan Solomon. Semoga penjelasan di atas dapat membantu menambah wawasan.



Sumber ty.com

Saturday, May 23, 2020

Letak Geografis Kepulauan Spratly Dan Fakta-Faktanya


kepulauan Spratly




Kepulauan Spratly memang mempunyai fakta-fakta yang unik yang jika kita telurusi lebih lanjut sangatlah mempesona. Kepulauan Spratly ini merupakan sebuah kepulauan yang mempunyai kurang lebih 100 pulau kecil di wilayahnya. Dari sisi letak geografis kepulauan ini terletak di sekeliling Laut China Selatan berdekatan dengan negara Filipina.





Kepulauan Spratly ini bila dilihat dari udara sangatlah indah dan mirip bisa dijadikan suatu tempat tujuan wisata. Beberapa orang rekreasi bahkan telah pernah tiba untuk menikmati keindahan alam dari kepulauan ini, beberapa orang menyatakan bahwa kepulauan ini mempunyai iklim dan cuaca yang pas sehingga bisa dijadikan kawasan untuk berpangku tangan.





Letak Geografis Kepulauan Spratly





Secara Geografis letak kepulauan Spratly ini terletak di maritim China Selatan, di perbatasan dari beberapa negara (China, Filipina, Malaysia, dan Brunei Darusallam). Menurut sebuah artikel dari CIA, kepulauan ini kaya akan kekayaan alam mirip minyak bumi, gas alam, dan pastinya sumber ikan maritim yang melimpah. China, Taiwan, dan Vietnam mengklaim bahwa kepulauan Spratly ini masuk ke bab dari negara mereka, sedangkan Malaysia dan Brunei mengklaim bahwa beberapa dan sebagian dari kepulauan Spratly ini masuk ke kawasan negara mereka.





Secara ekonomi di perairan sekitar kepulauan Spratly terbatas untuk nelayan bisa mengambil hasil maritim, sebab menurut website CIA, kepulauan ini terdapat aneka macam macam biota bahari yang dilindungi oleh dunia. Website CIA juga menyatakan bahwa di sekeliling perairan ini, berpeluang mempunyai hasil gas alam, dan minyak bumi, tetapi belum ada negara yang mengeksplor dengan tujuan mengambil hasil bumi di perairan sekitar kepulauan Spratly ini.





Berikut ini ialah letak geografis dari kepulauan Spratly ini :





  • Koordinat : 8″ 38″ N, 111″ 55″ E.
  • Letak Peta : Asia Tenggara.
  • Luas Area : Sekitar kurang lebih 5 km persegi
  • Penghuni : Kebanyakan pulau tidak berpenghuni, tetapi ada beberapa pulai dijadikan selaku pangkalan militer dari China.
  • Transportasi : Terdapat 4 bandara dan 3 Helipad (landasan helicopter).




Untuk bisa menuju kepulauan Spratly ini ada beberapa jalan mampu ditempuh, melalui Malaysia atau bisa juga lewat negara Filipina. Tapi jikalau anda ingin menuju kepulauan Spratly dengan menggunakan pesawat, jalur pesawat yang menuju ke daerah kepulauan ini hanyalah dari Malaysia, alasannya lewat Filipina hanya bisa ditempuh melalui jalur kapal.





Dari negara Malaysia bisa menggunakan penerbangan lazim dengan menuju ke pulau yang berjulukan Pulau Layang-Layang (Swallow Reef), yang ialah sebuah destinasi rekreasi diving yang mampu di susukan melalui kota Kinabalu. Jika ingin menempuh jalur maritim dari Filipina atau Vietnam juga bisa tetapi ini bukan ialah sebuah jalur resmi melainkan jalur kapal kargo yang biasa beroperasi disekitar perairan Spratly tersebut.





Polemik di Kepulauan Spratly





Kepulauan Spratly




Jika dilihat secara kasat mata di sekitaran perairan yang ada di sekitar kepualauan Spratly ini, aneka macam tersebar terumbu karang dan pulau – pulau kecil yang mirip karang besar. China di beberapa tahun terakhir seperti di tahun 2014 sampai sekarang mulai melirik kepulauan Spratly dan membangun beberapa pulau buatan dan sempat juga bersitegang dengan kapal perang milik beberapa negara yang ada berbatasan dengan kepulauan Spratly ini.





Sampai sekarang cuma beberapa negara mirip Vietnam yang hendak menempuh jalur legal untuk memperebutkan wilayah kepulauan Spratly ini dengan China, walaupun risikonya masih nihil alias belum ada kesannya. Beberapa jalan pun bergotong-royong sudah ditempuh oleh beberapa negara tersebut untuk mengklaim kepulauan Spratly ini, sebagai pola Malaysia yang membuka akses wisata di kawasan kepulauan Spratly ini.





Kemudian pemerintah Filipina yang mengantarkan banyak orang untuk mulai menghuni perarian Spratly dengan membangun perkantoran di daerah pulau Palawan. Sedangkan China sendiri mempunyai jalan tersendiri untuk mengklaim kawasan mereka, dengan menciptakan pangkalan militer dan benteng di sekitaran pulau Spratly tersebut.





Fakta-Fakta Lain Mengenai Kepulauan Spratly





Berbicara tentang Kepulauan Spratly ini memanglah sungguh menawan khususnya jika menyaksikan keindahannya dan pastinya, beberapa polemik yang ada di dalamnya. Kita akan coba melihat lebih jauh mengenai beberapa fakta lain mengenai kepulauan Spratly ini lebih jauh.





  • Kepulauan Spratly ialah jalur perarian yang cukup aktif, bahkan sangat aktif. Perairan di sekitar kepulauan Spratly ini memang ialah jalur perarian yang menghubungkan berbagai negara dan populer sungguh aktif. Bisa dibilang disini merupakan jalur perputaran ekonomi lewat jalur maritim. Menurut Vox, 30% jalur perekonomian dunia melawati perairan di kepulauan Spratly ini.
  • China membangun beberapa pangkalan militer mulai dari tahun 2014. Di tahun 2014 China membangun beberapa pulau bikinan untuk dijadikan pangkalan militer dan program ini mulai terlihat ke dunia luar pada tahun 2016.
  • Angkatan Laut Amerika pernah bersitegang di kepulauan Spratly dengan Angkatan Laut China. Tepatnya pada tahun 2016 Amerika mengantarkan kapal angkatan maritim mereka untuk berpatroli di laut bebas china selatan, yang lalu di peringatkan oleh angkatan maritim china.
  • 11.000 Barels minyak bumi dan 190 trilion kubik gas alam terkandung di sekeliling perairan kepulauan Spratly yang terletak di bahari china selatan ini. Inilah yang memungkinkan China sungguh menginginkan perarian ini.
  • Kepulauan Spratly diklaim dan diperebutkan 4 negara telah semenjak usang. Ke empat negara Vietnam, China, Malaysia, Dan Filipina sejak tahun 2000an sudah menempuh berbagai cara untuk menerima hak atas kepulauan Spratly, dan hingga kini kepulauan ini masih belum terperinci milik negara mana.
  • Hasil laut dan Biota bahari di kepulauan Spratly ini sungguh kaya. Sumber alam dan hasil maritim di kepulauan Spratly sudah tidak bisa disangsikan lagi, terumbu karang, lalu hasil ikan bahari dan berbagai makhluk maritim yang dilindungi semua ada di perairan dan Kepulauan Spratly ini. Bahkan pemerintah Filipina membangun suatu kantor yang bermaksud untuk melindungi biota laut yang ada di sekeliling perarian Spratly ini, disekitar pulau yang berjulukan pulau Palawan.




Itulah klarifikasi tentang karakteristik Kepulauan Spratly sampai fakta-faktanya. Semoga berguna.



Sumber ty.com

Wednesday, May 13, 2020

Mengenal Pulau Sentinel Utara, Daerah Tinggal Suku Berbahaya Di Dunia

Di tengah perkembangan teknologi yang terus meningkat hingga dikala ini, ternyata tidak semua tempat mengikuti perkembangan zaman. Ada bermacam-macam aspek mengapa sebuah kawasan kurang bisa mengikuti pertumbuhan zaman, mulai dari mempertahankan tradisi leluhur, terletak di daerah yang sulit untuk diakses oleh transportasi hingga sikap penduduk yang kurang mendapatkan pergantian zaman. Maka tidak aneh jika penduduk tersebut condong terkesan kuno dan primitif. Meskipun begitu eksistensi mereka menjadi keunikan tersendiri di tengah kemajuan zaman yang sedang terjadi ketika ini.


Tempat – kawasan ini umumnya berada jauh di pedalaman hutan atau berada di sebuah kepulauan terpencil yang dikelilingi oleh lautan. Jikapun kawasan tersebut dihuni oleh sekelompok orang, telah tentu mereka sungguh sukar untuk didekati tidak jarang mereka akan menyerang karena menilai pendatang aneh yakni suatu bahaya. Jadi sungguh wajar bila informasi mengenai keberadaan kawasan tersebut sangatlah sedikit dan terbatas, sebab tidak mudah untuk masuk dan berbaur dengan penduduk lokal sehingga diperlukan pendekatan – pendekatan khusus dan jangka waktu yang lama untuk dapat diterima.


Berbicara mengenai pulau, ada satu pulau yang cukup terkenal dan sempat ramai dibicarakan bertahun-tahun yang lalu sebab penduduk asli pulau tersebut terbukti membunuh seorang pendatang dengan menggunakan tombak dan panah, apa lagi jikalau bukan Pulau Sentinel Utara. Bagaimana gambaran Pulau Sentinel Utara ini berikut penjelasannya.


Mengenal Pulau Sentinel Utara


Pulau Sentinel Utara berada di sebuah deretan Kepulauan Andaman yang terletak di Teluk Benggala atau lebih tepatnya berada di sebelah barat bagian selatan dari Kepulauan Andaman Selatan. Jika dilihat dari atas, Pulau Sentinel Utara ditutupi oleh pepohonan mirip hutan serta dikelilingi oleh gugusan terumbu karang sehingga sangat sukar bagi kapal untuk dapat berlabuh di pulau ini. Ditambah posisi Pulau Sentinel Utara berada cukup jauh dari Pulau Andaman Besar serta ukurannya yang tidak begitu besar yaitu sekitar 72 km persegi di mana titik tertinggi berada di ketinggian 122 meter di atas permukaan laut. Secara astronomis letak dari Pulau Sentinel Utara berada pada 11o33’N 92o14’E / 11.550oN 92,233oE.


Secara administratif Pulau Sentinel Utara masuk ke dalam daerah kekuasaan negara India meskipun lebih akrab ke negara Myanmar atau Thailand. Pulau yang diapit oleh Samudra Hindia dan Benua Asia ini, masuk ke dalam daftar sebagai salah satu pulau paling berbahaya di dunia. Hal yang membahayakan dari Pulau Sentinel Utara bukan terletak dari keadaan alamnya tetapi eksistensi penduduk orisinil yang disebut sebagai Sentinel dan mereka tidak segan – segan untuk membunuh siapapun yang masuk ke dalam pulau ini.


Suku Sentinel


Keberadaan Pulau Sentinel Utara mulai dikenal dunia kembali sehabis terjadi peristiwa ajal seorang laki-laki dari Amerika Serikat bernama John Allen Chau yang mendapat panah dari suku asing yang tinggal di pulau tersebut. Diketahui jikalau Suku Sentinel tergolong kalangan suku yang tertutup terhadap dunia luar. Menurut laporan dari India Today, suku Sentinel ini tidak melaksanakan jabatan tangan, bertahan hidup dengan cara berburu serta meramu, serta cara bersalaman yang cukup unik yakni dengan duduk di atas pangkuan satu dengan lainnya dan memberikan tamparan ringan pada punggung mereka sendiri.


Menurut sejarah eksistensi Suku Sentinel sendiri telah diketahui semenjak kurun ke 19 dikala India sedang dijajah oleh Inggris. Seorang perwira berjulukan Maurice Vidal Portman takjub akan keindahan Pulau Sentinel Utara ini. Saat itu ia memperoleh sebuah suku paling misterius, suku tersebut bertahan hidup dengan memakan akar, kura – kura serta menyimpan tengkorak babi hutan. Karena rasa penasaran, beliau menculik anggota suku yang terdiri atas sepasang orang remaja dan empat orang anak untuk dibawa ke rumahnya yang berada di pulau lain. Namun salah satu anggota akil balig cukup akal sakit dan meninggal, sedangkan anak – anak dikembalikan lagi ke Pulau Sentinel Utara. Portman pada kesudahannya menyelesaikan percobaan tersebut dan menyebutnya sebagai kegagalan.


Setelah beberapa tahun kemudian, banyak orang berupaya mencari tahu keberadaan suku tersebut, namun tetap saja mengalami kegagalan. Bahkan seorang sutradara dari film dokumenter National Geographic pernah terkena panah di bab kaki ketika ingin memasuki pulau. Beberapa orang berpendapat jikalau Suku Sentinel mengalami stress berat akan penculikan yang pernah terjadi atau takut dengan penyakit abnormal. Hingga saat ini belum ada yang mengenali argumentasi suku tersebut menolak kehadiran orang abnormal di kawasan mereka.


Para hebat berpendapat bila Suku Sentinel Utara yang terisolasi dari dunia luar tersebut, tinggal dan menetap di pulau semenjak 50 ribu tahun yang lalu. Jika dilihat secara fisik, mereka memiliki warna kulit hitam dengan rambut ikal serta tidak mengenakan pakaian. Senjata andalan mereka adalah tombak dan busur panah yang dipakai untuk berburu binatang yang ada di dalam hutan.


Berikut ini beberapa fakta menarik tentang Suku Sentinel Utara:



  1. Mempuyai sifat kejam terhadap orang aneh


Tidak ada yang pernah tahu mengenai eksistensi Suku Sentinel Utara sampai pada balasannya terdapat sebuah tim ekspedisi yang memiliki misi mempelajari lebih dalam wacana suku tersebut. Bukan sambutan baik yang diterima, dari pinggir pantai orang Sentinel memperlihatkan anak panah terhadap orang – orang yang mencoba masuk ke dalam pulau. Bahkan terdapat kisah lain yakni dua orang nelayan yang tidak sengaja bersandar di pulau tersebut, mati dibunuh oleh Suku Sentinel.



  1. Tidak mendapatkan peradaban


Suku Sentinel benar – benar menolak tamu yang tiba ke pulau. Jika mereka menyaksikan sebuah kapal mendekat ke arah pulau, Suku Sentinel tidak ragu untuk menyerang kapal tersebut dengan panah api atau watu tajam. Bahkan pemerintah India pun ingin sekali mengenali suku tersebut, tetapi senantiasa tidak pernah berhasil.



  1. Sedikit informasi


Keberadaan Suku Sentinel memang gres dimengerti belum lama ini. Meskipun sudah dimengerti keberadaannya, namun berita lebih mendalam belum juga diperoleh. Bahkan ilmuwan pun masih belum banyak mendapatkan gosip wacana suku Sentinel seperti bahasa yang digunakan, upacara budbahasa, cara bertahan hidup dan lain sebagainya.



  1. Suku yang rentan penyakit


Menurut para jago, Suku  Sentinel sungguh rentan terhadap beragam penyakit seperti campak bahkan flu atau batuk sekalipun. Di sinilah permasalahan timbul, alasannya adalah mereka tidak mau membuka diri kepada dunia luar dan para andal tidak dapat menunjukkan penanganan kepada penyakit – penyakit yang diderita. Tidak menutup kemungkinan jika ke depannya suku Sentinel akan hilang. Sebagai pencegahan, pemerintah India melaksanakan pembatasan terhadap wisatawan yang ingin mendatangi Sentinel supaya suku di sana tidak pernah diganggu dan terhindar dari penyakit yang mungkin saja terbawa oleh orang aneh.



  1. Seorang wanita berhasil kontak dengan Suku Sentinel


Seorang antropolog perempuan pertama, Madhumala Chattopadhyay sukses melaksanakan kontak dengan Suku Sentinel di tahun 1991. Tentunya hal tersebut butuh usaha. Saat tim Chattopadhyay berusaha meraih pulau, beberapa orang suku telah siap bangun di tepi pantai dengan tombak dan busur panah. Tim menjajal mengapungkan beberapa buah kelapa ke arah mereka, hal tak terduga terjadi. Suku Sentinel berlangsung ke arah air dan mengambil buah kelapa tersebut alasannya menganggap buah kelapa adalah sesuatu yang baru dan tidak ada di pulau.


Bahkan ada beberapa anggota suku datang dan menyentuh perahu tersebut, tim beranggapan bahwa anggota suku sudah tidak takut lagi. Pertemuan kedua terjadi 10 bulan kemudian, saat itu anggota suku telah tidak menenteng senjata lagi bahkan beberapa naik ke atas perahu untuk mengambil sekarung buah. Namun hal tersebut tidak berjalan lama dikala salah satu peneliti mencoba mengambil hiasan kalung dari daun dari anggota suku, dikala itu seorang laki-laki marah dan memberi gestur menghalau sambil mengeluarkan pisau.


Kehidupan suku Sentinel yang telah ada semenjak berabad – periode tersebut mulai mengalami problem sejak terjadi kontak dengan orang ajaib. Pemerintah yakin bila keberadaan suku ini akan lebih baik begitu saja tanpa ada gangguan dari luar. Dengan begitu keberadaan suku Sentinel akan tetap terus terjadi.



Sumber ty.com

Tuesday, May 12, 2020

10 Pulau Di Galapagos Dan Ekuador Yang Terkenal


Ekuador merupakan sebuah negara yang mempunyai letak di benua Amerika, lebih tepatnya ialah bagian dari Amerika Selatan. Republik Ekuador sangat mirip dengan Indonesia dalam hal dilema iklim dan cuaca karena ialah salah satu negara yang dilewati dengan garis khatulistiwa. Negara ini berbatasan secara eksklusif dengan negara Kolombia dan negara Peru.





Di sebelah utara, ekuador adalah negara Kolombia, sedangkan perbatasan selatan dan timur memiliki batas dengan negara peru, sementara untuk bab barat sendiri langsung berbatasan dengan Samudra Pasifik. Ekuador diketahui sebagai negara kecil yang memiliki total luas wilayah sebesar 283.560 km persegi. Ekuador merupakan negara terkecil ke empat di Amerika Selatan.





Ekuador mempunyai kepulauan yang bernama Kepulauan Galapagos, yang cukup populer sebab destinasi wisatanya. Kepulauan Galapagos memiliki total luas daerah sebesar 8010 km persegi. Kepulauan ini terletak kurang lebih 1329 km dari ibu kota Ekuador, Quito.





Kurang lebih ada 13 sampai 15 pulau yang ada di kepulauan Galapagos. Apa saja nama – nama pulau yang cukup populer di kepulauan Galapagos? Berikut adalah nama – nama pulau di Galapagos.





1. Pulau Isabela





Pulau Isabela yaitu salah satu pulau utama di kepulauan Galapagos yang terletak di negara Ekuador. Pulau ini ialah pulau terbesar yang ada di kepulauan Galapagos, Ekuador, dan kalau pulau lainnya digabungkan masih lebih besar pulau Isabela ini. Pulau Isabela dilewati eksklusif oleh garis khatulistiwa sehingga mempunyai iklim tropis seperti mirip dengan iklim Indonesia.





Luas pulau Isabela diperkirakan 4640 km persegi, dengan daratan tertinggi merupakan suatu gunung yang berjulukan Wolf dengan ketinggian 1707 meter di atas permukaan bahari. Di pulau terbesar ini terdapat banyak sekali binatang liar yang mampu ditemukan. Penguin Galapagos, Iguana berjenis Marine Iguana, Burung sejenis burung bahari (Cormorant Sea Bird), Booby Birds (species burung yang memiliki kaki berwarna biru), dan burung Pelikan. Tidak heran 90% area kepulauan Galapagos ini memang dijadikan kawasan untuk cagar alam.





Kota terbesar di Pulau Isabela ini yaitu Puerto Vilamil, yang banyak dijadikan destinasi rekreasi kalau ingin berkunjung di pulau Isabela. Akses ke pulau ini memerlukan perjalanan laut karena tidak adanya kanal jalur udara di pulau Isabela. Adapun beberapa tujuan atau destinasi rekreasi yang cukup terkenal di pulau Isabela yaitu,





  • Giant Turtoise Breeding Centre, Merupakan kawasan yang dipakai untuk mengembang biak kan dan membesarkan Giant Turtoise atau penyu sebelum dilepas ke alam bebas.
  • Sierra Negra, Melihat pemandangan indah dari gunung dan juga berkesempatan untuk menyaksikan kaldera paling besar kedua di dunia.
  • Las Tintoteras, Sebuah habitat dari hiu putih yang mampu anda nikmati. Tapi disini dilarang untuk berenang.
  • Wall of Tears, Merupakan kawasan yang biasa dipakai untuk hiking dan menikmati panorama alam pulau Isabela.




2. Pulau San Cristobal





Pulau kedua yang cukup populer di kepulauan Ekuador (Galapagos) adalah pulau yang berjulukan San Cristobal. Pulau Sang Cristobal memiliki sejarah yang cukup unik dimana, pulau ini yakni tempat Charles Darwin pertama kali mendarat. Luas daerah pulau ini adalah 558 km persegi, dengan titik tertinggi mencapai 730 meter di atas permukaan bahari.





Ibukota provinsi Galapagos terletak di pulau San Cristobal ini, ibu kota provinsi itu bernama Puerto Baquerizo Moreno. Beberapa ahli beropini bahwa pulau San Cristobal ini mempunyai penduduk cukup besar, dengan populasi masyarakatsekitar 6000 populasi, dan juga pulau ini ialah pulau tersubur. Penduduk lokal banyak yang bekerja selaku petani, nelayan, pejabat publik, dan juga bekerja di industri rekreasi.





Banyak juga species hewan yang didapatkan di pulau ini, seperti Frigate Birds(burung pemakan ikan), Singa Laut Galapagos, Giant Turtoise (Penyu Laut Raksasa), Booby birds, dan ada juga lumba – lumba. Untuk destinasi wisata terdapat beberapa destinasi yang cukup menawan di Pulau San Cristobal ini, seperti:





  • Cerro Brujo, Merupakan suatu pantai yang indah, umumnya digunakan untuk snorkeling, dan juga berenang. Jika anda mujur akan menemui beberapa binatang laut yang bagus, seperti kuda laut, dan karang – karang yang indah.
  • Leon Dormido, Tempat wisata untuk para penyelam yang bisa dikunjungi selagi ada di pualu San Cristobal, dengan panorama bawah bahari yang sangat indah.
  • Ochoa Beach, Puerto Chino, dan Sapho Cove, merupakan jajaran pantai yang memiliki keindahan yang sungguh sayang untuk dilewatkan.




3. Pulau Santa Cruz





Pulau ketiga yang cukup terkenal di kepulauan Ekuador atau Galapagos ini, yakni Pulau Santa Cruz. Pulau ini merupakan pulau terbesar kedua sesudah pulau Isabela. Luas wilayah dari pulau Santa Cruz meraih 986 km persegi, dengan titik tertingginya adalah 864 meter di atas permukaan maritim.





Pulau ini memiliki masyarakatterbanyak diantara pulau – pulau yang ada di kepulauan Galapagos yang terletak di Ekuador, dengan jumlah populasi kurang lebih 12,000 orang. Selain itu masyarakatsetempat tercatat memiliki beberapa pekerjaan mirip bertani, dan beternak. Kota yang memiliki masyarakatterbanyak terletak di kota Puerto Ayora.





Tidak heran Puerto Ayora menjadi salah satu daerah yang memiliki masyarakatterbanyak, karena di kota ini terdapat banyak sekali macam akomodasi yang terbaik ketimbang kota – kota yang lain di kepulauan Galapagos. Terdapat koneksi Internet, cafe, dan banyak sekali kemudahan yang lain.





Terdapat beberapa tujuan wisata yang cukup populer di sini, seperti:





  • Hiking
  • Kayaking
  • Diving dan Snorkeling




Tortuga, juga ialah daftar pantai yang mesti dikunjungi dengan aneka macam kekayaan alam dan juga masih banyak species liar yang ada. Giant Turtoise (Penyu bahari), Iguana, dan Hiu Putih, mampu anda lihat di pantai Tortuga ini. Sekitar 1 km dari pusat kota Puerto Aroya ini juga terdapat kawasan bernama Charles Darwin Station yang di dalamnya terdapat sejarah dan banyak sekali jenis flora dan fauna yang ada di kepulauan Galapagos.





4. Pulau Fernandina





Pulau Fernandina terletak di sebelah barat pulau Isabela, merupakan suatu pulau di kepulauan Galapagos yang memiliki luas daerah terbesar ketiga di seluruh kepulauan Galapagos. Luas wilayah pulau Fernandina 642 km persegi, dengan titik tertinggnya yaitu 1494 meter di atas permukaan maritim. Pulau ini dikenal selaku pulau yang tidak mempunyai species mirip tikus, dan species hewan lain yang tidak berasal dari galapagos.





Pulau Fernandina juga terkenal dengan pulau dengan gunung api yang aktif. Jika berkunjung ke pulau ini, peluang besar untuk menyaksikan erupsi gunung berapi. Salah satu gunung berapi yang bernama Shield Volcano, terakhir meletus dan bererupsi pada tahun 2009 yang lalu.





Seperti pada pulau yang lain yang ada di kepulauan Galapagos, pulau Fernandina juga memiliki beberapa tujuan rekreasi populer. Tujuan rekreasi itu berisikan tempat snorkeling dan diving, menyaksikan kekayaan fauna yang ada di pulau Fernandina, dan juga menyaksikan keindahan gunung berapi dari erat.





Marine Iguana, yang merupakan species iguana yang biasa ditemukan di kepulauan Galapagos sangat mudah ditemukan di pulau ini. Punta Ezpinoza, merupakan suatu destinasi wisata dimana kita mampu menyaksikan keindahan marine iguana dari erat. Pulau Fernandina ini juga ialah salah satu pulau yang tidak berpenghuni di kepulauan Galapagos dan Ekuador. Pulau ini cuma dipakai sebagai kawasan wisata yang ingin berkunjung sebentar untuk melihat keindahan pulau Fernandina dari bersahabat.





5. Pulau Santiago





Salah satu pulau lagi yang tidak berpenghuni di kepulauan Galapagos yang lain yaitu pulau Santiago. Luas total daratan yang mencapai 586 km persegi dan titik tertinggi 907 meter di atas permukaan laut. Pulau ini juga ialah pulau yang memiliki gunung berapi yang sungguh aktif.





Salah satu pesona dari pulau ini yaitu pemandangan lava dari gunung berapi yang ada di pulau ini. Puerto Egas, yang ialah suatu tempat di sisi barat pulau ini, menawarkan panorama lava yang bisa anda nikmati. Tujuan wisata lainnya yakni snorkeling dan juga diving, dimana bisa ditemui banyak species bawah maritim yang sungguh indah.





Beberapa sumber menyebutkan bahwa beberapa tahun yang lalu dikembang biakkan babi, dan kambing di pulau ini oleh warga dan penduduk. Tapi ternyata mempunyai efek jelek bagi populasi binatang yang ada di pulau Santiago, sehingga pemerintah Ekuador memutuskan untuk memindahkan kembali babi dan juga kambing tersebut keluar dari pulau.





6. Pulau Espanola





Pulau Espanola merupakan pulau tertua yang ada di seluruh kepulauan galapagos, dan diberi nama espanola yang ialah penghormatan untuk spanyol. Pulau ini terletak di paling selatan kepulauan galapagos. Membutuhkan waktu sekitar 10 sampai 12 jam untuk melakukan perjalanan bahari dari Pulau Santa Cruz.





Pulau ini cukup populer di kalangan touris dan wisatawan. Beberapa hal yang mempesona dari pulau ini ialah species unik yang memang hanya mampu dijumpai di pulau Espanola ini. Mocking Bird, dan Albatross merupakan dua species burung unik yang mungkin tidak mampu ditemui di lain tempat. Selain itu Pulau Espanola ini sangat cocok untuk para wisatawan yang memiliki kegemaran dan sungguh kesengsem dengan burung. Ada beberapa pertujukan alami yang kalau mujur bisa ditemui ialah tarian dari Booby birds yang indah.





7. Pulau Santa Fe





Pulau Santa Fe ini juga mempunyai nama lain ialah Pulau Barrington. Pulau Santa Fe sendiri ialah suatu pulau kecil dengan luas cuma sekitar 24 km persegi dengan titik tertingginya 259 meter di atas permukaan maritim. Pulau Santa Fe ini biasanya dijadikan sebagai alternatif one-day trip destination, atau perjalanan rekreasi sehari dari pulau Santa Cruz.





Dari sisi species binatang sendiri, bantu-membantu Pulau Santa Fe ini mempunyai berbagai species yang cukup unik mirip Land Iguana (Conolophus Pallidus) dan Santa Fe Rice Rat (Oryzomys Brauni). Keduanya merupakan species endemic di Pulau Santa Fe ini.





Pulau ini juga merupakan salah satu pulau yang tidak berpenghuni di kepulauan galapagos. Sekitar tahun 1971 kambing di hilangkan dari Pulau Fe ini, sehingga sekarang Pulau Fe merupakan rumah bagi species endemic seperti Galapagos HawkGalapagos SnakeRice Rats, dan Galapagos Mockingbird. Keberadaan kambing hutan tersebut mengusik species yang dilindungi ini, sehingga perlu adanya pemindahan species.





8. Pulau Genovesa





Pulau Genovesa juga ialah salah satu pulau di kepulauan Galapagos, Ekuador yang tidak berpenghuni. Pulau ini dijuluki dengan julukan “The Bird Island” yang dalam bahasa indonesia juga mempunyai arti pulau burung. Sesuai dengan namanya terdapat banyak species burung langka yang tersebar di pulau ini. Di pulau ini terdapat banyak species burung seperti Galapagos Mockingbird, dan menariknya ada juga beberapa species burung nocturnal, mirip frigaterbirdsstorm petrels, dan swallow-tailed gulls. Pulau ini merupakan pulau yang wajib dikunjungi oleh orang yang memiliki hobi dan kepincut dengan species burung.





9. Pulau Marchena





Pualu Marchena merupakan salah satu pulau yang sungguh jarang ada aktivitas manusia disini. Pulau ini selain tidak berpenghuni juga merupakan pulau yang sungguh jarang dikunjungi oleh pelancong. Walaupun begitu ada beberapa potensi anda bisa berkunjung di sekeliling pulau ini untuk melakukan aktivitas diving.





10. Pulau Floreana





Pada masa lalu pulau Floreana ialah tempat beristirahat para pelaut dan penjelajah yang melewati lautan. Pulau ini dijadikan daerah untuk memenuhi banyak sekali keperluan mirip air, dan bahan kuliner pada masa ke 16 dan 17. Pulau ini juga merupakan pulau yang terlama yang berpenghuni.





Beberapa species bawaan atau endemic di pulau ini sudah punah sebab memang pulau ini telah dihuni semenjak dahulu, dan beberapa yang menjadikan punahnya species bawaan adalah pengenalan dari binatang peliharaan menjadikan fauna dan tanaman di pulau Floreana ini rusak.





Hal paling menawan di pulau ini yakni Post Office Bay, dimana 350 tahun yang lalu dipakai oleh para penjelajah maritim dan bajak maritim untuk mengirim surat, bahkan hingga sekarang turis masih menggunakannya. Pulau ini juga mempunyai kota yang kecil untuk memuat turis berjulukan Puerto Velasco yang mampu menampung 100 orang.





Masih ada beberapa pulau yang lain di kepulauan ekuador dan galapagos, tetapi kebanyakan dari pulau itu tidak berpenghuni dan jarang dikunjungi oleh manusia, bahkan para peneliti dan juga penjaga fauna dan tanaman. Berikut ini yakni nama – nama pulau kecil itu:





  • Pulau Baltra
  • Pulau Pinzan (Ducan)
  • Pulau Pinta




Jadi itu ia pulau di yang ada di kepulauan Galapagos dan Ekuador, supaya artikel ini berfaedah bagi anda.



Sumber ty.com